Kejar Tangkap, Makassar - Edan! Bukannya mendoakan arwah orang-orang yang telah meninggal, delapan pemuda malah menggelar pesta miras di kawasan Pekuburan Cina Yayasan Budi Luhur, Antang, Makassar. Polisi membubarkan aktivitas tersebut sekitar pukul 01.00 WITA, Senin (7/9), setelah menerima informasi adanya sekelompok pemuda yang berkumpul dan mengonsumsi miras di area pemakaman.
Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Polsek Manggala langsung mendatangi lokasi. Penindakan dipimpin Kanit Reskrim Polsek Manggala, Andi Ilham, S.H.
Setibanya di kawasan pemakaman, petugas mendapati delapan pemuda berada di lokasi. Polisi kemudian melakukan pemeriksaan dan membubarkan aktivitas mereka.
“Kami mendatangi lokasi setelah mengetahui adanya sekelompok pemuda yang berkumpul dan mengonsumsi minuman keras di dalam area Pekuburan Cina Yayasan Budi Luhur. Saat dilakukan pemeriksaan, terdapat delapan pemuda di lokasi,” ujar Andi Ilham.
Baca Juga: Demi Gaya Hidup dan Foya-Foya, Wanita Muda Spesialis Pencurian Rumah di Jakarta Timur Ditangkap
Dalam penanganannya, polisi memilih penindakan humanis. Kedelapan pemuda tidak dibawa ke Mapolsek Manggala, melainkan dibubarkan dan diberikan pembinaan di lokasi. Sementara itu, seluruh minuman keras yang ditemukan petugas langsung dibuang.
“Mereka tidak kami bawa ke kantor, namun seluruh minuman keras yang ditemukan langsung kami buang dan para pemuda tersebut diberikan pembinaan agar tidak mengulangi perbuatannya,” jelas Andi Ilham.
Langkah tersebut dilakukan guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama pada malam hingga dini hari. Polisi juga mengimbau masyarakat, khususnya kalangan pemuda, untuk menjauhi konsumsi minuman keras dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
- KEYSA